Jumat, 31 Maret 2023

Resensi Novel Bersama Karsa (RENOSAKA)||1

A. IDENTITAS BUKU

Judul buku: Hujan

Penulis: Tere Liye

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Tebal Buku: 320 halaman (20 cm)

Tahun Terbit: Januari 2016

Dimensi Buku: 13,5 x 20 cm

Desain Cover: Orkha Creative

Berat Buku: 500 gram

Harga Buku: Rp75.600

ISBN: 978-602-03-2478-4

 

B. ORIENTASI

Identitas Pengarang

    Tere Liye lahir pada tanggal 21 Mei 1979 dengan nama asli Darwis di Lahat, Sumatera Selatan. Nama pena Tere Liye didapatkan dari sebuah lagu India yang menjadi soundtrack film Veer-Zaara yang dibintangi Shahrukh Khan. Pekerjaan asli Tere liye adalah seorang akuntan di sebuah perusahaan. Ia memiliki keterampilan menulis novel. Namun berkat kemahirannya dalam menulis ia lebih dikenal sebagai penulis dibandingkan akuntan.

Tere Liye mengenyam Pendidikan di:

-SDN 2 Kikim Timur

-SMP Negeri 2 Kikim

-SMA Negeri 9 Bandar Lampung

-S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Tere Liye menikah dengan Riski Amelia. Sekarang telah dikaruniai dua orang anak bernama Abdullah Pasai dan Faizah Azkia. Tere Liye enggan menjadi sosok terkenal dan mengumbar kehidupan pribadinya di medsos. Dia lebih ingin dikenal melalui karya-karya yang ditulisnya.

 

C. SINOPSIS

    Novel ini menceritakan tentang kehidupan masa depan pada tahun 2042. Mengisahkan percintaan dan perjuangan hidup seorang anak berusia 13 tahun bernama Lail. Di hari pertamanya ia mengalami gempa bumi yang  merenggut nyawa Bapak dan Ibu Lail dan menjadikannya seorang anak yatim piatu.

    Beruntungnya Lail dapat selamat berkat pertolongan seorang anak berusia 15 tahun, Esok namanya. Semenjak peristiwa tersebut Esok dan Lail menjadi tak terpisahkan layaknya kakak dan adik. Mereka tinggal di sebuah pengungsian selama kurang lebih setahun. Hingga akhirnya pemerintah memberitahukan untuk menutup pengungsian tersebut. Hal itu menyebabkan mereka menjadi berpisah. 

    Singkat cerita Esok terlibat projek kapal luar angkasa yang membawa penduduk bumi untuk menghindar dari bencana yang akan terjadi di bumi. Namun tidak semua bisa pergi, Esok mendapatkan jatah dua tiket sebagai nahkoda bahtera luar angkasa. Disisi lain Lail justru tidak mendapatkan undian yang diadakan di kotanya.

    Sehari sebelum pengumuman dari pemerintah Lail menunggu kabar dari Esok, berharap tiket tersebut diberikan kepadanya. Namun kepastian tak kunjung datang, Lail pun memutuskan pergi ke ruangan modifikasi ingatan untuk melupakan pikirannya tentang Esok. Mendengar kabar tersebut esok berusaha menghalangi niatan Lai dan hendak menjelaskan niatan yang sebenarnya. Namun ternyata semuanya telah terlambat, Lail telah masuk ruang cloning dan dalam proses pembersihan ingatan. Beruntungnya esok di  detik-detik sebelum alatnya beroperasi Lail menutup keinginannya untuk melupakan Esok dan memutuskan menggenggam semua ingatannya tentang Esok.  Pada hari pengumuman dari pemerintah bahwa pesawat ruang angkasa akan segera diberangkatkan, Lail dan esok memilih untuk tetap berada di bumi. Sebulan setelah itu mereka menikah.

 

D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

      Kelebihan

-        Alur cerita yang disajikan Tere Liye segar dan baru

-        Jalan cerita yang sulit ditebak Dan membuat penasaran

-        Penggambaran yang sukses membuat pembaca ikut merasakan masa depan dengan teknologi canggih

-        Bahasa yang digunakan ringan dan mudah dipahami

-        Penyajian romansa Esok dan Lail yang tidak berlebihan namun berhasil membentuk keterikatan perasaan.

 

    Kekurangan

-        Penulis kurang tepat dalam mengilustrasikan karakter lail yang tidak kuat, lemah, dan tidak inisiatif.

-        Lail semestinya divisualisasikan sebagai tokoh yang memiliki karakter yang lebih dominan dan terlihat

-        Hanya membahas mengenai pengetahuan dan teknologi tanpa menyinggung dari sisi agama

-        Terdapat kesalahan penulisan yang membuat pembaca bingung

 

E. KESIMPULAN

    Dari beberapa penilaian yang telah saya utarakan setelah membaca novel hujan, kesimpulan dari resensi ini adalah novel Tere Liye hujan layak untuk dibaca dan direkomendasikan sebagai bacaan yang ringan. Penyajian bahasa yang sederhana membuat mudah dipahami namun tetap berkualitas. Alur cerita yang disajikan bukan sekadar alur yang dibuat secara asal, hal ini yang membuat novel hujan terasa berkualitas. Diluar dari kekurangan yang masih bisa ditolerir seperti penggambaran karakter Lail yang kurang tepat masih banyak kelebihan yang disajikan dalam novel ini. Penggambaran karakter Lail memang dirasa kurang, namun hal tersebut tidak menghalangi maksud dan tujuan yang hendak disampaikan penulis kepada pembaca.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUISI " MENUJU CAHAYA"

  MENUJU CAHAYA Karya ilna lutfiana  Dalam gelap yang pernah datang Aku jatuh,nyaris hilang Namun bara kecil di dada Tak pernah padam,terus ...