Rabu, 28 Januari 2026

PUISI "Sunyi"

 SUNYI

Karya: Yunita Rabiatul Adawiyah


Cinta menjelma sunyi

Ia tumbuh tanpa aba-aba

Di antara detak yang ragu

Dan harap yang tak berani bernama


Aku menyimpannya seperti senja

Indah, tapi tak pernah ingin digenggam

Sebab yang terlalu dipeluk

Sering kali memilih pergi


Jika kelak cinta bertanya tentang pulang

Aku hanya bisa menunjuk ingatan

Tempat rasa pernah tinggal

Meski tak sempat menetap


Biarlah cinta menjadi doa

Yang jatuh perlahan ke bumi

Tak dimiliki, tak dilupakan

Hanya diterima dengan ikhlas


PUISI "Menghempas Gelapnya Malam"

 Menghempas Gelapnya Malam

Oleh: Zamms_


Diantara gelapnya malam yang gulita, 

Aku masih menemukan sekumpulan cahaya. 

Bukan dari keseluruhannya, 

Tetapi sekumpulan api kecil yang tengah menyala di dada. 


Setiap jalan ku tapaki asa, 

Menggegam harapan setinggi cakrawala. 

Meski jalan penuh gelombang

Hatiku teguh, tak mudah goyang


Pernah ada perih yang menoreh jiwa, 

Pernah ada air mata yang tak terhitung jumlahnya, 

Namun dari serpihan luka lahirlah tabahnya, 

Dan dari kelamnya malam tumbuhlah cahaya tujuan yang sangat menyala


Aku bukan lagi tawanan keraguan, 

Aku peluk keyakinan dengan kedua tangan.

 meski jalan panjang penuh tikungan, 

Akan terus aku lewati tanpa tekanan


PUISI " MENUJU CAHAYA"

  MENUJU CAHAYA Karya ilna lutfiana  Dalam gelap yang pernah datang Aku jatuh,nyaris hilang Namun bara kecil di dada Tak pernah padam,terus ...