Harapan yang Membawa Langkah
Di balik runtuhnya dinding kegagalan,
Masih ada secercah cahaya menunggu,
Membisikkan bahwa mimpi tak pernah mati,
Hanya tertidur di pelukan waktu.
Aku meraih luka, menjadikannya guru,
Menyulam perih menjadi keberanian,
Dan dari retakan yang pernah menjatuhkan,
Kutemukan alasan untuk berdiri lagi.
Harapan tumbuh di dada yang tak menyesal,
Menjadi Kompas dalam gelap perjalanan,
Mengirim setiap langkah yang ragu,
Hingga yakin berubah menjadi nyata.
Dan pada akhirnya,
Aku tahu impian bukan sekedar bayangan,
Melainkan tujuan yang terus memanggil,
Menuntunku belajar tanpa henti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar